Salomo TR Pardede Hargai Pemko Medan dalam Upaya Pertahankan WTP yang Konsisten

Dalam perkembangan terbaru di dunia pemerintahan Kota Medan, Salomo Tabah Ronal Pardede, Sekretaris Fraksi Gerindra, memberikan pujian kepada pemerintah kota atas pencapaian luar biasa yang telah diraih. Pencapaian tersebut adalah keberhasilan dalam mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk keenam kalinya secara berturut-turut. Meskipun pencapaian ini patut diapresiasi, Salomo menekankan bahwa WTP bukanlah satu-satunya tolok ukur keberhasilan dalam pemerintahan. Lebih penting lagi adalah sejauh mana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pentingnya WTP dalam Pengelolaan APBD
Dalam konteks pemerintahan yang transparan dan akuntabel, opini WTP menjadi indikator yang penting. Namun, Salomo TR Pardede menegaskan bahwa pemerintah tidak seharusnya hanya berpuas diri dengan opini ini. “Kami mengapresiasi opini WTP, tetapi kami ingin memastikan bahwa APBD mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Medan,” ujarnya dalam rapat paripurna yang berlangsung pada 15 Juni 2026.
Pada kesempatan tersebut, Salomo berperan sebagai juru bicara Fraksi Gerindra dalam menyampaikan pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Medan. Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Medan, Drs Wong Cun Sen, dan dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Medan, H Zulkarnaen, serta para anggota dewan lainnya. Selain itu, Wakil Walikota Medan, Zakiyuddin Harahap, dan perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Medan juga turut hadir dalam diskusi ini.
Evaluasi Kemandirian Fiskal Pemko Medan
Salomo menambahkan bahwa pemerintah kota perlu meningkatkan kemandirian fiskal. Ia mengangkat pertanyaan penting mengenai langkah-langkah konkret yang akan diambil oleh Pemko untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai sektor, termasuk parkir, reklame, serta pemanfaatan aset daerah. “Kami ingin mengetahui sumber-sumber pendapatan potensial lainnya yang bisa dimaksimalkan,” tegasnya.
- Peningkatan PAD dari sektor parkir
- Optimalisasi reklame
- Pemanfaatan aset daerah secara efektif
- Identifikasi sumber pendapatan baru
- Pengelolaan anggaran yang lebih baik
Realitas Belanja Daerah vs. Kualitas Infrastruktur
Walaupun realisasi belanja daerah telah menunjukkan angka yang tinggi, Salomo mengungkapkan bahwa hal ini tidak selalu sejalan dengan kondisi yang dihadapi masyarakat. “Kami masih menerima banyak keluhan mengenai infrastruktur, seperti jalan yang rusak, drainase yang tidak berfungsi, dan masalah banjir yang terus berulang,” ungkapnya. Selain itu, isu pengelolaan sampah dan pelayanan publik yang belum memadai juga menjadi sorotan utama.
Salomo berpendapat bahwa, dengan anggaran pembangunan yang cukup besar setiap tahunnya, seharusnya masyarakat dapat menikmati infrastruktur yang lebih baik. “Kami mempertanyakan mengapa masih banyak infrastruktur yang rusak, serta program-program yang memiliki realisasi anggaran tinggi tetapi belum memberikan hasil yang optimal,” tegasnya.
Evaluasi Kinerja OPD Pemko Medan
Dalam upaya meningkatkan kinerja pemerintah, Fraksi Gerindra menilai perlunya evaluasi yang tegas terhadap OPD Pemko Medan. “Kami ingin penilaian terhadap pimpinan OPD dilakukan berdasarkan hasil kerja yang nyata, bukan hanya dari tingkat penyerapan anggaran,” jelas Salomo. Ia menyoroti sejumlah OPD yang perlu mendapatkan perhatian khusus, seperti Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan DPMPTSP.
“Hingga saat ini, masih banyak keluhan dari masyarakat terkait kinerja mereka. Kami meminta penjelasan dari Pemko Medan mengenai penanganan masalah banjir yang telah menjadi isu tahunan. Berapa titik banjir yang benar-benar telah berhasil dituntaskan?” tanyanya dengan tegas.
Menuju Medan yang Lebih Baik
Dalam konteks yang lebih luas, Salomo TR Pardede menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Keberhasilan pemerintah dalam mengelola APBD harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik. “Kami berharap Pemko Medan dapat mengambil langkah-langkah yang lebih konkret agar setiap anggaran yang dikeluarkan dapat memberikan manfaat yang nyata,” harap Salomo.
Dengan adanya dukungan yang kuat dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, diharapkan Pemko Medan dapat mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik. Salomo percaya bahwa dengan evaluasi dan perbaikan yang terus-menerus, Kota Medan bisa menjadi lebih efisien dan proaktif dalam menangani masalah yang ada.
Membangun Kepercayaan Publik
Pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran tidak dapat dipandang sebelah mata. Salomo mengingatkan bahwa kepercayaan publik harus dibangun melalui hasil kerja yang nyata. “Kami ingin melihat adanya perubahan yang signifikan dalam pengelolaan infrastruktur dan pelayanan publik. Keberhasilan ini hanya bisa tercapai jika ada komitmen dari semua pihak yang terlibat,” ujarnya.
Dengan demikian, langkah-langkah yang diambil oleh Pemko Medan harus sesuai dengan harapan masyarakat. Keberhasilan dalam mempertahankan WTP patut diapresiasi, namun yang lebih penting adalah bagaimana pemerintah dapat menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat dengan lebih baik.
Salomo TR Pardede dan Fraksi Gerindra terus berkomitmen untuk mendorong pemerintah kota dalam mengimplementasikan kebijakan yang pro-rakyat. Mereka berharap agar ke depan, setiap keputusan yang diambil dapat menciptakan dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat di Kota Medan.






