Pemkot Palopo Selenggarakan Dzikir dan Doa Bersama Menyambut 1 Muharram 1448 H

Pemerintah Kota Palopo melaksanakan sebuah acara religius yang penuh makna untuk menyambut Tahun Baru Islam, yaitu 1 Muharram 1448 H. Kegiatan ini diadakan dalam bentuk dzikir dan doa bersama, yang bertujuan untuk memperkuat spiritualitas dan kebersamaan di kalangan masyarakat. Dengan momen ini, diharapkan masyarakat dapat merefleksikan diri dan memperkuat ikatan persaudaraan, serta memulai tahun baru dengan semangat yang positif.
Pelaksanaan Dzikir dan Doa Bersama di Masjid Agung Luwu
Acara dzikir dan doa bersama ini dilaksanakan di Masjid Agung Luwu, Kota Palopo, pada hari Senin, 15 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan, menunjukkan komitmen Pemkot Palopo dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Perwakilan Pemerintah dalam Acara Sakral
Staf Ahli Wali Kota Bidang Kesejahteraan Rakyat, Taufik Gurrahman, hadir mewakili Wali Kota Palopo dalam acara penting ini. Dalam kesempatan tersebut, Taufik membacakan sambutan resmi yang memuat beberapa pesan dan harapan untuk kemaslahatan umat serta kemajuan pembangunan Kota Palopo ke depan.
Empat Pesan Penting untuk Refleksi Masyarakat
Dalam momentum pergantian tahun Hijriyah ini, Taufik menyampaikan empat pesan penting yang diharapkan dapat menjadi bahan introspeksi bagi seluruh lapisan masyarakat. Pesan-pesan ini tidak hanya berkaitan dengan aspek spiritual, tetapi juga dengan upaya memperkuat persatuan dan kolaborasi dalam pembangunan daerah.
Transformasi Diri dan Persaudaraan
Pesan pertama yang disampaikan oleh Taufik menggarisbawahi pentingnya proses transformasi diri serta menjaga ikatan persaudaraan. Ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan 1 Muharram sebagai titik awal untuk hijrah menuju kebaikan, memperbanyak introspeksi diri atau muhasabah, serta menghindari perilaku yang tidak diridhai oleh Allah SWT.
Lebih lanjut, masyarakat diimbau untuk mengatasi segala sekat yang dapat merusak solidaritas dan persaudaraan di antara mereka. Dengan menghilangkan perbedaan yang tidak perlu, diharapkan tercipta suasana harmonis yang mendukung kemajuan bersama.
Sinergi Empat Pilar Pembangunan
Pesan kedua menekankan pada pentingnya sinergi antara empat pilar pembangunan yang saling terkait. Taufik mengutip sebuah hadis yang menjelaskan bahwa kemajuan suatu daerah sangat bergantung pada empat unsur yang tidak terpisahkan:
- Ilmu dari para ulama
- Kedermawanan dari orang-orang kaya
- Doa tulus dari kaum fakir miskin
- Keadilan yang ditegakkan oleh pemerintah
Keempat elemen ini menjadi fondasi yang kuat untuk menciptakan ketahanan dan kemajuan yang berkelanjutan di Kota Palopo.
Perekat Ukhuwah Islamiyah dan Wataniah
Poin ketiga dari pesan Taufik adalah harapan agar acara keagamaan ini dapat berfungsi sebagai perekat ukhuwah Islamiyah (persaudaraan antarsesama Muslim) dan ukhuwah wataniah (persaudaraan kebangsaan). Hal ini sejalan dengan upaya meneladani perjuangan dan akhlak Rasulullah SAW, sehingga setiap individu dapat menjadi agen perdamaian dan rahmatan lil ‘alamin.
Komitmen Pemkot terhadap Sektor Keagamaan
Pesan terakhir menegaskan komitmen Pemkot Palopo dalam mendukung sektor keagamaan serta pentingnya kolaborasi dalam berbagai program pembangunan. Taufik menyatakan bahwa pemerintah akan terus memberikan perhatian khusus pada pengembangan syiar Islam, yang merupakan bagian integral dari upaya menciptakan masyarakat yang beriman dan bertaqwa.
Namun, dia juga menekankan bahwa semua ikhtiar pembangunan, baik dalam infrastruktur maupun moral, tidak akan berjalan maksimal tanpa partisipasi aktif dari masyarakat. “Perubahan dan kemajuan kota ini ke depan sangat bergantung pada usaha kita bersama melalui kolaborasi yang berkelanjutan. Sesuai dengan janji Allah SWT dalam Al-Qur’an, bahwa nasib suatu kaum tidak akan berubah sebelum mereka berupaya mengubah keadaan mereka sendiri,” kata Taufik, mengutip esensi dari firman suci tersebut.
Ucapan Selamat Tahun Baru Islam
Menutup sambutannya, Taufik mengucapkan selamat Tahun Baru Islam kepada seluruh umat Muslim di Kota Palopo, baik secara pribadi maupun mewakili Pemkot dan keluarganya. Ucapan ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dan saling mendukung di antara sesama umat Islam.
Partisipasi Masyarakat dalam Acara Dzikir Akbar
Acara dzikir akbar ini juga dimeriahkan oleh kehadiran berbagai unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan perangkat daerah Pemkot Palopo, serta jajaran camat dan lurah. Tak ketinggalan, pimpinan berbagai organisasi Islam dan pengurus Masjid Agung Luwu turut hadir, bersama ratusan jamaah yang memenuhi lokasi acara.
Partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan antusiasme dan komitmen mereka terhadap nilai-nilai keagamaan serta pembangunan daerah. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan tahun baru ini dapat menjadi awal yang baik bagi seluruh masyarakat Kota Palopo.