Dr. Iskandar Muda Sipayung Klaim Video Hoax di Media Sosial: Penjelasan Lengkap dan Fakta Sebenarnya

Media sosial selalu menjadi ladang subur bagi penyebaran berbagai konten, termasuk konten yang tidak berdasarkan fakta atau dikenal dengan hoax. Baru-baru ini, Dr. Iskandar Muda Sipayung, S.H., M.H. menjadi korban dari penyebaran video hoax yang beredar di media sosial. Bukan tanpa alasan, video tersebut disalahgunakan dan diedit dengan narasi yang tidak sesuai dengan kejadian aslinya. Berikut adalah penjelasan lengkap dan fakta sebenarnya terkait video hoax tersebut.
Kejadian Sebenarnya
Pada 10 Agustus 2025, Dr. Iskandar Muda Sipayung melakukan kunjungan ke objek wisata Sungai “Gomara Swiss”, yang berlokasi di Desa Simonis, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Tujuan kunjungan tersebut adalah untuk berlibur bersama keluarga dan membuat video di jembatan gantung, dengan tujuan mempromosikan objek wisata tersebut agar lebih dikenal oleh masyarakat dan menarik minat wisatawan untuk berkunjung.
Interaksi dengan Kepala Desa
Saat berada di lokasi tersebut, Dr. Iskandar Muda Sipayung berkesempatan untuk berinteraksi dengan Kepala Desa Simonis, Amrul Hajari Munthe, S.Sos.I. Dalam pertemuan tersebut, Dr. Iskandar Muda Sipayung melihat kepala desa tersebut memetik dan memakan buah yang dikenal oleh warga lokal sebagai “buah ular”.
Penjelasan Tentang Buah Ular
Penjelasan dari kepala desa tentang buah ular, bahwa buah tersebut tidak beracun dan dapat dimakan, menarik minat Dr. Iskandar Muda Sipayung untuk mendokumentasikannya. Menurut Kepala Desa Simonis, buah tersebut memiliki rasa yang mirip dengan buah pinang atau kelat.
Penyebaran Video Hoax
Namun, video yang seharusnya bermanfaat ini malah disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Video asli tersebut diambil dan diedit secara manipulatif oleh akun media sosial bernama “Aki” pada 14 Maret 2026. Video yang diedit tersebut menunjukkan tanda panah yang diarahkan ke beberapa pengunjung yang berada di belakang kepala desa dengan narasi palsu yang menyebut mereka sebagai “bandar ilegal logging”, padahal mereka tidak dikenal oleh Dr. Iskandar Muda Sipayung.
Manipulasi Video
Lebih lanjut, video tersebut juga digabungkan dengan potongan video lain dari akun “Khoir Munthe” yang menampilkan truk bermuatan kayu. Hal ini menimbulkan kesan seolah-olah terjadi aktivitas ilegal di lokasi tersebut. Padahal, video tersebut tidak ada hubungannya dengan kegiatan yang dilakukan oleh Dr. Iskandar Muda Sipayung saat berada di lokasi wisata tersebut.
Klarifikasi dan Harapan
Dengan memberikan klarifikasi ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat tentang kejadian yang sebenarnya dan agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar atau telah dimanipulasi di media sosial.