Haul ke-58 Guru Tua di Morut: Gubernur Anwar Hafid Janji Hadir Meski Sibuk
Dalam sebuah momen yang penuh kehangatan dan rasa persaudaraan, Ketua DPRD Morowali Utara, Warda Dg Mamala, menyelenggarakan acara Halal Bihalal pada Kamis, 9 April 2026. Acara ini bukan hanya sekadar pertemuan, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat yang semakin dinamis.
Kehadiran Gubernur Anwar Hafid
Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, yang memberikan nuansa lebih pada kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Gubernur mengekspresikan kerinduannya yang mendalam terhadap masyarakat Morowali Utara. Ia menekankan bahwa kehadirannya bukanlah sekadar formalitas, melainkan cerminan dari komitmennya untuk selalu dekat dengan rakyat.
“Kalau rindu, jangankan naik pesawat, gunung akan kudaki, lautan akan kuseberangi demi rinduku padamu,” ungkap Gubernur Anwar dengan penuh emosi, menggambarkan rasa cintanya kepada masyarakat.
Perjalanan Menuju Morowali Utara
Gubernur Anwar Hafid juga menceritakan perjalanan panjang yang ia lalui untuk hadir di Morowali Utara. Dari Jakarta, ia langsung terbang menuju Palu dan kemudian melanjutkan perjalanan ke Morut tanpa istirahat yang signifikan. Bagi Anwar, setiap langkah yang diambilnya adalah pengorbanan yang layak demi bertemu dengan masyarakat yang dicintainya.
Haul ke-58 Guru Tua di Morut
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Anwar Hafid mengumumkan bahwa untuk pertama kalinya, Haul ke-58 Habib Idrus bin Salim Aljufri, yang lebih dikenal dengan sebutan Guru Tua, akan diselenggarakan di Morowali Utara pada 12 April 2026. Ini adalah sebuah momen bersejarah yang sangat dinantikan oleh masyarakat setempat.
Kegiatan ini adalah hasil inisiatif dari Ketua DPRD Morut, Warda Dg Mamala, yang telah berkoordinasi dengan Komda Alkhairaat serta Pemerintah Provinsi. Gubernur Anwar menyambut baik inisiatif ini dan menekankan pentingnya menghadirkan nilai-nilai keteladanan dari sosok ulama yang sangat dihormati ini.
“Saya sesibuk apa pun, kalau haul Guru Tua pasti saya usahakan hadir,” tegas Anwar Hafid, menegaskan komitmennya untuk selalu mendukung kegiatan keagamaan yang membawa hikmah bagi masyarakat.
Antusiasme dan Harapan untuk Acara Haul
Gubernur Anwar Hafid berharap agar acara haul ini dapat berlangsung meriah dan dihadiri oleh berbagai jajaran pengurus pusat Alkhairaat. Dengan antusiasme yang tinggi, beliau mengajak semua pihak untuk berpartisipasi dalam merayakan momen bersejarah ini dengan penuh khidmat.
Apresiasi untuk Penggagas Acara
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Anwar Hafid juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada semua pihak yang berkontribusi dalam acara ini. Ia secara khusus memberikan penghargaan kepada Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, M. Arus Abdul Karim, serta seluruh unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan panitia pelaksana.
“Semoga kesehatan, kelancaran rezeki, dan peningkatan derajat menyertai beliau,” doa Gubernur Anwar Hafid untuk Warda Dg Mamala, sebagai ungkapan terima kasih atas dedikasi yang telah dicurahkan.
Pesan Keagamaan dan Peningkatan Iman
Dalam acara tersebut, Angelina Sondag juga menyampaikan tausiahnya, mengungkapkan betapa bahagianya ia dapat kembali bertemu dengan jamaah. Kehadiran tokoh agama dalam acara ini menambah kekhusukan suasana dan memberikan pesan positif bagi masyarakat.
Gubernur Anwar Hafid pun menyampaikan pesan keagamaan yang sangat penting, mengajak masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kualitas iman dan amal mereka. Ia menekankan bahwa iman yang kuat dan amal yang baik adalah fondasi yang sangat penting dalam membangun masyarakat yang sejahtera dan harmonis.
Mendorong Pendidikan dan Kesejahteraan Guru
Di dalam Haul ke-58 Guru Tua, Gubernur Anwar Hafid juga menyerukan pentingnya perjuangan dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan guru madrasah. Menurutnya, pendidikan adalah kunci untuk menciptakan generasi penerus yang cerdas dan berakhlak mulia.
- Perjuangan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama
- Kesejahteraan guru madrasah harus menjadi prioritas
- Generasi muda perlu diberikan pendidikan yang berkualitas
- Pendidikan berbasis nilai-nilai keagamaan sangat penting
- Kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam pendidikan
Dengan semangat kebersamaan, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi untuk mewujudkan cita-cita pendidikan yang lebih baik. Haul ke-58 Guru Tua bukan hanya menjadi momen untuk mengenang sosok ulama besar, tetapi juga sebagai ajang untuk memperkuat komitmen dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan sosial.
Dengan adanya acara ini, diharapkan masyarakat Morowali Utara dapat meneladani nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh Guru Tua dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membangun keimanan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Melalui acara haul ini, diharapkan akan terlahir semangat baru dalam masyarakat Morowali Utara untuk terus berjuang dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. Dengan dukungan dari semua pihak, acara ini diharapkan berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.






